Tampilkan postingan dengan label Jurnal Tamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnal Tamu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 April 2016

Camping UAD

Sabtu sore, 2 April 2016. Sekitar jam 15.00, tim kami mengambarkan kedatangan teman-teman dari UAD. Dendi sebagai perwakilan dari UAD yang ketugasan sebagai seksi acara pun mengirimkan chat WA. Beberapa tim kami telah menyambut di sekretariat, dan membantu untuk persiapan mereka. Camping akan diawali dengan pra acara berupa rapat HMTI. Acara berlangsung sampai malam hari, setelah isya mereka baru siap untuk acara selanjutnya. "Kita siap sekarang mas", Dendi mendekati koordinator kami. Mengabarkan kesiapan dia dan ke 34 temannya untuk camping di cempluk kesamben_salah satu spot favorit di tempat kami.

Diawali dengan hiking pada malam hari, dilanjut acara motivasi dan berakhir dengan api unggun. Tampak keriangan mereka dan keengganan mengalpakan malam. Karena acara pada hari kedua adalah outbond, mereka satu per satu mengukur kondisi lantas tidur. Sekedar memejamkan mata. Memberi waktu untuk tubuh. Tak lama, karena pagi-pagi mereka telah bersiap.
Ibadah, menikmati sunrice dan bugar bersama. Jam 08.00 wib setelah selesai dengan segala aktivitas pagi, mereka melingkar takzim di puncak cempluk. Siap untuk outbond hari itu. Hiking, Fun Game dan River Tubing.

Kegiatan meski melelahkan_karena cuaca yang kebetulan terik, tampak apik dan menyisakan satu kesan mereka terhadap kami, Banyu Ngleri. "Sambutan yang luar biasa, Camping yang berkesan, Outbond yang menceriakan kami. Kami sangat puas". (yul)

      

Kamis, 17 Maret 2016

"Jurug Jabon itu Asyik"

"Jurug Jabon itu Asyik", jujur Sigit Siswanto, tamu kami dari Mojokerto, Surabaya, Jawa Timur. Ketika berkunjung ke Jurug Jabon. Waktu itu siang hari namun sudah mendekati sore, sehingga sinar matahari tak begitu menyengat di ari. Air di jurug jabon tampak bening, dan menggoda ingin untuk bermain-main bahkan nyebur.

Sigit Siswanto pun sempat cuci muka di kolam alam Jurug Jabon.
"Berenang aja sekalian mas", saran kami.
"Ah nggak bawa baju ganti", jawab Sigit Siswanto.
"Tapi lain waktu pas ke sini lagi aku musti nyebur", tekad kata dalam ungkapnya.
"Sesuatu yang akan membuat kangen". (yul)



(dok.Foto: Sigit)